Apa sih yang ada di pikiran kalian kalau mendengar pacaran ala remaja zaman sekarang?
Pasti jawaban pertamanya pergaulan bebas, seks, ciuman, hamil, dan lain-lain. Gue yakin mayoritas dari kalian pasti menyebutkan hal-hal negatif dari pacaran. Yah... memang nggak bisa dipungkiri kalau pacaran jaman sekarang ini memang sangat memprihatinkan. Banyak dampak-dampak negatif yang terjadi, antara lain menurunnya prestasi belajar, jam belajar berkurang, bahkan yang lebih parah yaitu hamil di luar nikah. Sudah banyak sih yang jadi korban dari hamil di luar nikah.
Menurut pengamatan gue, 3 dari 5 temen sekolah gue sudah pernah melakukan "hubungan" terlarang tersebut. Gue mau cerita nih. Suatu hari di kelas, waktu gue lagi baca-baca novel di bangku paling depan, gue nggak sengaja tuh mendengar obrolan beberapa temen gue. Perlu diketahui bahwa temen gue yang lagi ngobrol itu cewek semua. Awalnya sih gue cuekin aja mereka, biasa kan kalau cewek kumpul-kumpul yang dibahas ngalor-ngidul, pokoknya ada aja deh yang diceritain. Tapi lama-kelamaan obrolan mereka mengarah pada masalah seks.
Kira-kira begini obrolan mereka, cewek tersebut gue misalkan C1, C2, dan seterusnya.
C1 : Lo putus sekali aja galau banget sih?
C2 : Lo sudah pernah diapa-apain ya?
C3 : Dia lebih "jago" dari mantan-mantan gue yang lain.
C1 : Maksudnya?
C3 : Ya gitu deh. Dia sudah kayak profesional banget, dia "jago" mainin buah dada gue.
C2 : Lo sudah pernah diapain aja?
C3 : Masih ciuman sama dimainin buah dada gue aja kok.
C1 : Wah... kalau lo nggak putus bisa-bisa berlanjut ke bawah tuh. Haha...
Gue terkejut sama apa yang mereka bicarain. Mantan C3 itu adik kelas gue. Yah... bisa dibilang kalau temen gue itu macarin brondong lah. Walaupun lebih muda, dia sepertinya sudah berpengalaman banget. Dan gue kira bukan cuma temen gue aja yang sudah digituin sama dia.
Obrolan temen-temen gue nggak sampai itu aja. Ada pengakuan dari temen gue yang membuat gue lebih tercengang.
"Gue juga sudah pernah "gituan" kok sama cowok gue. Tapi, waktu pertama kali kita ngelakuin itu, nggak keluar darah"
Gue nggak percaya aja, padahal dia itu berjilbab lho dan menurut gue dia nggak mungkin berbuat yang aneh-aneh. Apalagi cowoknya, gue sudah kenal dari jaman TK. Dia itu cowok yang kalem. Tetapi, ternyata penilaian gue salah.
Dari kedua kasus tersebut, gue menyimpulkan bahwa hubungan terlarang sudah banyak dilakukan oleh para remaja. Mereka cenderung melakukan hal-hal yang kebablasan dan menyimpang. Hal ini tidak akan terjadi apabila mereka memiliki pemikiran panjang dan didukung oleh iman yang kuat. Seharusnya mereka berpikir bahwa hal tersebut belum pantas dilakukan, mereka harus memikirkan dampak yang mungkin terjadi apabila melakukannya secara terlarang. Selain itu, pengawasan orang tua sangat dibutuhkan dalam kasus ini.
Pasti jawaban pertamanya pergaulan bebas, seks, ciuman, hamil, dan lain-lain. Gue yakin mayoritas dari kalian pasti menyebutkan hal-hal negatif dari pacaran. Yah... memang nggak bisa dipungkiri kalau pacaran jaman sekarang ini memang sangat memprihatinkan. Banyak dampak-dampak negatif yang terjadi, antara lain menurunnya prestasi belajar, jam belajar berkurang, bahkan yang lebih parah yaitu hamil di luar nikah. Sudah banyak sih yang jadi korban dari hamil di luar nikah.
Menurut pengamatan gue, 3 dari 5 temen sekolah gue sudah pernah melakukan "hubungan" terlarang tersebut. Gue mau cerita nih. Suatu hari di kelas, waktu gue lagi baca-baca novel di bangku paling depan, gue nggak sengaja tuh mendengar obrolan beberapa temen gue. Perlu diketahui bahwa temen gue yang lagi ngobrol itu cewek semua. Awalnya sih gue cuekin aja mereka, biasa kan kalau cewek kumpul-kumpul yang dibahas ngalor-ngidul, pokoknya ada aja deh yang diceritain. Tapi lama-kelamaan obrolan mereka mengarah pada masalah seks.
Kira-kira begini obrolan mereka, cewek tersebut gue misalkan C1, C2, dan seterusnya.
C1 : Lo putus sekali aja galau banget sih?
C2 : Lo sudah pernah diapa-apain ya?
C3 : Dia lebih "jago" dari mantan-mantan gue yang lain.
C1 : Maksudnya?
C3 : Ya gitu deh. Dia sudah kayak profesional banget, dia "jago" mainin buah dada gue.
C2 : Lo sudah pernah diapain aja?
C3 : Masih ciuman sama dimainin buah dada gue aja kok.
C1 : Wah... kalau lo nggak putus bisa-bisa berlanjut ke bawah tuh. Haha...
Gue terkejut sama apa yang mereka bicarain. Mantan C3 itu adik kelas gue. Yah... bisa dibilang kalau temen gue itu macarin brondong lah. Walaupun lebih muda, dia sepertinya sudah berpengalaman banget. Dan gue kira bukan cuma temen gue aja yang sudah digituin sama dia.
Obrolan temen-temen gue nggak sampai itu aja. Ada pengakuan dari temen gue yang membuat gue lebih tercengang.
"Gue juga sudah pernah "gituan" kok sama cowok gue. Tapi, waktu pertama kali kita ngelakuin itu, nggak keluar darah"
Gue nggak percaya aja, padahal dia itu berjilbab lho dan menurut gue dia nggak mungkin berbuat yang aneh-aneh. Apalagi cowoknya, gue sudah kenal dari jaman TK. Dia itu cowok yang kalem. Tetapi, ternyata penilaian gue salah.
Dari kedua kasus tersebut, gue menyimpulkan bahwa hubungan terlarang sudah banyak dilakukan oleh para remaja. Mereka cenderung melakukan hal-hal yang kebablasan dan menyimpang. Hal ini tidak akan terjadi apabila mereka memiliki pemikiran panjang dan didukung oleh iman yang kuat. Seharusnya mereka berpikir bahwa hal tersebut belum pantas dilakukan, mereka harus memikirkan dampak yang mungkin terjadi apabila melakukannya secara terlarang. Selain itu, pengawasan orang tua sangat dibutuhkan dalam kasus ini.
Bad Attitude of Teenagers