Senin, 27 Oktober 2014

STOP!!! Budaya Menyontek

Sebelumnya gue mau tanya nih. Pernah nggak sih kalian menyontek saat ujian?
Gue yakin kalau mayoritas dari kita pernah melakukan hal ini. Entah saat ulangan harian ataupun yang lainnya.
Tapi, taukah kalian apa yang menyebabkan pelajar menyontek?
Salah satu penyebabnya adalah karena kurang belajar atau malah tidak mau belajar. Sebagian besar pelajar memang mempunyai rasa malas untuk belajar. Contohnya aja gue. Gue sering niatnya ngerjain tugas tapi ujung-ujungnya malah keasyikan di jejaring sosial. Menurut gue, 5 menit baca buku pelajaran itu rasanya 1 jam. Tapi kalau 1 jam main di jejaring sosial, rasanya seperti 5 menit aja dan waktu sangat cepat berlalu. Gue yakin banyak diantara kalian yang merasa seperti gue. Iya kan? hehe...

Penyebab lainnya adalah karena kita terlalu bergantung pada teman. Kalau kasusnya seperti ini sih perlu dirubah ya sikapnya biar nggak kebiasaan. Masalahnya kita jadi nggak mau belajar dan hanya mengandalkan jawaban dari teman.

Kurang percaya diri juga bisa menjadi penyebab pelajar menyontek lho. Pengalaman gue waktu ujian semester, gue tanya-tanya jawaban ke temen. Eh... jawabannya beda sama punya gue. Gue jadi nggak PD alias percaya diri. Dan akhirnya gue ikut-ikutan nge-jawab seperti yang temen gue bilang. Eh ternyata jawaban dari dia banyak yang salah dan jawaban gue sebelumnya itu bener. Gue nyesel deh gara-gara nggak PD.

Beberapa waktu lalu gue sempat baca di media sosial. Gini tulisannya,
"Pelajar mulai menyontek ketika masyarakat lebih menghargai nilai bagus daripada KEJUJURAN".

Gue setuju banget sama kutipan ini, benar-benar sesuai dengan realita. Gue pernah disindir tuh sama guru gara-gara nilai gue tiba-tiba bagus. Mungkin dia mengira kalau gue nyontek temen gue, kebetulan waktu ujian tempat duduk gue deket sama siswa yang tergolong pintar di kelas gue. Padahal kenyataannya gue nggak pernah tanya sekalipun sewaktu ujian berlangsung. Dan itu memang bener-bener hasil gue sendiri, karena malemnya gue belajar sampai tengah malem. Makanya gue setuju juga sama kutipan yang ini,

"Dapet nilai jelek dimarah-marahin, giliran dapet nilai bagus malah dicurigain"

Deritanya jadi murid pas-pasan itu ya gitu. Nasib-nasib hikkss...

Pesan gue sih yang belum pernah nyontek, jangan sekali-kali mencoba ya karena bisa mengakibatkan KECANDUAN. Hehe... seperti narkoba aja ya. Buat yang sudah pernah nyontek jangan diulangin lagi ya. Berjanjilah pada diri sendiri kalau lo bisa tanpa nyontek. Nggak perlu terpengaruh dengan nilai bagus, atau melakukan hal-hal yang dilarang. Lo hanya perlu belajar lebih giat untuk mendapatkannya. Karena yang terpenting adalah PAHAM ILMUNYA, bukan nilainya.
Mama gue pernah bilang, "Kalau kamu memang pintar, dimanapun tempatnya kamu akan tetap pintar. Berapapun nilainya, itu tidak begitu penting. Yang terpenting adalah kamu mengerti ilmunya".

Terima kasih Mama sudah mengajari gue tentang pelajaran yang paling penting untuk hidup gue agar lebih baik :D

0 komentar:

Posting Komentar